PADANGPOS.COM. (Padang),
Wakil Walikota Padang, Emzalmi mengimbau seluruh warga untuk
tetap tenang menghadapi gempa yang terjadi di perairan Mentawai, Rabu
(2/3) malam, pukul 19.46 Wib. Warga diharapkan untuk tetap waspada dan
tidak panik.
"Seluruh warga agar tidak panik dan tetap
mengikuti informasi perkembangan lebih lanjut," kata Wawako melalui
siaran radio milik pemerintah, malam ini.
Menurut Wawako, hingga pukul 22.00 Wib, peringatan potensi tsunami
belum dicabut dan masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Emzalmi
mengatakan, gempa berkekuatan 7,8 SR itu berpusat di perairan Mentawai
dengan jarak 793 Km dari Kota Padang.
"Gempa terjadi bukan di
daerah yang subduksi, tetapi cesar geser, dimana terjadi tumbukan dua
lempeng. Pusat gempa di cesar geser, bukan patahan, makanya gempa terasa
berayun," ungkap Emzalmi.
Sementara, Sekretaris Daerah Kota
Padang, Nasir Ahmad juga mengimbau warga tidak panik. Dengan bersikap
panik akan berakibat fatal terhadap keselamatan diri.
"Yang
paling terpenting jangan sampai terpancing isu tidak benar, tetap tenang
dan berdoa," katanya yang juga didampingi Kabag Humas dan Protokol,
Mursalim.
Kepala BPBD-PK, Dedi Henidal menyebut Padang
memiliki sebanyak 45 sirene yang sudah tiga kali berbunyi usai gempa
terjadi. Dedi mengaku pihaknya masih menunggu perkembangan terakhir di
Mentawai.
"Hingga kini Mentawai aman dan tidak terjadi tsunami," timpalnya.
Dedi juga melaporkan bahwa sebanyak 73 shelter yang ada di Padang sudah penuh oleh warga.(tf/ch/mn)

Post a Comment