Dinas Sosial dan Tanaga Kerja (Dinsosnaker) bekerjasama dengan
Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Padang memberikan
bantuan bagi 900 anak-anak panti asuhan dan lansia. Bantuan berupa
makanan dan minuman bergizi tersebut dimaksudkan agar anak-anak penghuni
panti asuhan juga mendapatkan asupan gizi.
Ketua LKKS Kota Padang Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan, bantuan bagi anak panti asuhan dan lansia ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam memperbaiki gizi anak. Sebab, anak-anak di panti asuhan juga merupakan generasi harapan bangsa yang mesti tumbuh lebih sehat dan cerdas.
"Dengan asupan gizi yang baik, anak-anak di panti asuhan juga dapat
melakukan aktifitas dan belajar dengan baik," kata Harneli disela
penyerahan bantuan kepada 25 panti asuhan di Kompleks Yayasan PGAI,
Selasa (31/5).
Istri Walikota Padang ini menambahkan, bantuan perbaikan gizi bagi anak-anak panti asuhan dan bantuan keperluan bagi lansia setiap tahun dilaksanakan. "Setiap tahun kita melaksanakan pemberian bantuan bagi anak panti asuhan dan lansia,"imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinsosnaker Kota Padang Frisdawati A. Boer mengatakan, bantuan tahun ini disalurkan kepada 900 anak yatim pada 25 panti asuhan dengan total nilai Rp170 juta.
"Bantuan perbaikan gizi ini bukan berarti anak-anak panti asuhan yang mengalami gizi buruk melainkan sebagai tambahan asupan rutin gizi anak-anak di panti," katanya.(tf/du)
Istri Walikota Padang ini menambahkan, bantuan perbaikan gizi bagi anak-anak panti asuhan dan bantuan keperluan bagi lansia setiap tahun dilaksanakan. "Setiap tahun kita melaksanakan pemberian bantuan bagi anak panti asuhan dan lansia,"imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinsosnaker Kota Padang Frisdawati A. Boer mengatakan, bantuan tahun ini disalurkan kepada 900 anak yatim pada 25 panti asuhan dengan total nilai Rp170 juta.
"Bantuan perbaikan gizi ini bukan berarti anak-anak panti asuhan yang mengalami gizi buruk melainkan sebagai tambahan asupan rutin gizi anak-anak di panti," katanya.(tf/du)

Post a Comment