PADANGPOS.COM (Banda Aceh),
Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo membuka Raker
Komwil I Apeksi 2016 di Banda Aceh, Rabu (25/5). Maraknya kekerasan
kepada kaum perempuan membuat Walikota mengajak Walikota di jajaran
Komwil 1 Apeksi dan seluruh masyarakat untuk mendukung gerakan
penghentian kekerasan kepada kaum
perempuan. “Dalam kesempatan ini saya ingin mengimbau kepada kita semua
untuk menyerukan hentikan kekerasan terhadap anak dan perempuan,” ujar
Walikota di depan seluruh peserta.
Tidak hanya itu,
Walikota Padang sangat mengharapkan lewat Raker tersebut dapat muncul
salah satu rumusan rekomendasi yang patut dihasilkan adalah seruan
kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan kekerasan kepada perempuan.
Walikota juga menginginkan pemerintah pusat yang sedang merumuskan dan
merancang Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual agar para pelaku
pelecehan dan kekerasan dijatuhi hukuman berat. “Hukuman yang memberikan
efek jera pada pelaku dan menjadi efek pembelajaran serta peringatan
pada masyarakat untuk saling mengingatkan tentang beratnya sangsi
tersebut, sehingga kemungkinan tumbuhnya bibit-bibit pelaku kekerasan
ini dapat ditekan seminimal mungkin,” ungkap Mahyeldi.
Agar
kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dicegah, Walikota Padang
mengajak masyarakat untuk semakin memperkuat benteng keluarga sebagai
organisasi terdepan dalam masyarakat. Walikota berharap, dibentuk satuan
tugas (Satgas) pada tingkat RT dan RW yang terdiri dari para relawan
warga yang bertugas memantau kondisi tiap keluarga, atau mengadakan
kegiatan-kegiatan sosial yang melibatsertakan setiap elemen keluarga
agar terjalin komunikasi dan silaturahim antar keluarga. “Dengan
komunikasi yang baik, diharapkan sejumlah kendala dapat dicarikan
solusinya,” harap Walikota.
Sekolah juga menjadi
perhatian Walikota Padang. Menurutnya, guru diharapkan lebih peka
terhadap permasalahan-permasalahan yang melanda murid-muridnya. Seperti
diantaranya kecenderungan nilai murid yang merosot tajam, penampilan
murid yang tidak seperti biasa, serta dengan siapa dan bagaimana
pergaulan anak di sekolah. “Melalui langkah-langkah antsipatif, kita
harapkan dapat menekan angka kasus kekerasan terhadap anak-anak dan
perempuan,” tukuk Walikota.
Dalam sambutannya, Walikota Padang
juga memaparkan permasalahan-permasalahan yang terdapat di kota.
Jamaknya permasalahan tersebut diharapkan disikapi dengan baik oleh
pemerintah kota. “Kita harus mawas diri,” tegas Walikota.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Raker yang juga Walikota Banda Aceh,
Illiza Sa'aduddin Djamal menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di
daerahnya. Apalagi saat ini Banda Aceh telah jauh berkembang pesat
terutama usai dilanda gempa dan tsunami pada 2004 silam. "Banda Aceh
sudah lebih maju dibanding tahun-tahun sebelumnya. Lewat kegiatan ini,
saya ajak seluruh wisatawan untuk datang ke Banda Aceh dan mari berlibur
ke sini," ungkapnya.
Pada hari itu juga, Walikota Padang
memimpin diskusi yang diikuti seluruh peserta Raker. Dalam kesempatan
itu, Walikota Padang terpilih mewakili Komwil 1 Apeksi untuk diusulkan
menjadi Ketua Apeksi Pusat pada Munas Apeksi di Jambi, 26-28 Juli 2016.
Selain itu, para peserta juga sepakat mengusulkan Padang pada Munas
Apeksi di Jambi tahun ini sebagai tuan rumah Rakernas Apeksi 2017.
(tf/ch/mn)

Post a Comment