Camat Koto Tangah yang baru tidak main-main untuk menegakkan
disiplin pada jajarannya. Ia menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN)
harus menjadi contoh karena dipilih dan digaji negara. Tidak boleh ada
yang terlambat masuk kantor atau yang tidak mengenakan atribut lengkap.
"Saya tegaskan jangan ada yang terlambat dan tidak disiplin dalam
berpakaian. Aparatur Sipil Negara harus menjadi contoh, karena terpilih dan digaji oleh negara," kata Syahrul saat memimpin apel di kantor Camat Koto Tangah, Senin (25/7).
Pada apel yang dihadiri seuruh lurah dan staf kecamatan tersebut,
Syahrul meminta ASN yang tidak mengenakan atribut lengkap untuk
membentuk barisan terpisah. Ia minta hal itu dilakukan dengan sportif
tidak terkecuali para lurah atau pejabat eselon IV lainnya.
Camat
yang dilantik pada 15 Juli lalu itu menyebut disiplin sebagai kunci
sukses dalam pelakasanaan tugas. Dalam mengawali tugas di Koto Tangah ia
ingin seluruh jajarannya menegakkan kedisiplinan.
"Selama ini,
(ASN) rerlalu santai.
Padahal disorot publik karena pimpinan memberikan
tunjangan yang cukup besar bagi perangkat kecamatan, khususnya Lurah dan
para Kasi," ujar Syahrul yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan
Padang Barat.
Lebih lanjut, Syahrul membeberkan program kerja
yang akan dilaksanakan di Koto Tangah. Sebagai gebrakan awal adalah
membebaskan fasilitas umum (fasum) yang diserobot secara ilegal, maupun
yang ditempati pedagang kaki lima.
"Gebrakan pertama adalah
membebaskan fasum-fasum yang diserobot dan ditempati PKL. Semua harus
ditertibkan. Terutama di sepanjang jalan Adinegoro," tegasnya.
Untuk melaksanakan tugas dan rencana kerja tersebut, Sarjana Pertanian
ini memandang penting adanya kedisiplinan personil disamping tetap
membangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan
Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).
"Semua perlu kedisiplinan serta tetap membangun koordinasi dengan Muspika dan stakeholder lainnya,"tukasnya.
Sekedar diketahui, Syahrul dilantik sebagai Camat Koto Tangah pada
mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Padang, 15 Juli 2016 lalu,
menggantikan Adlin Gusmar.
Sebelumnya Syahrul menjabat Sekretaris
Kecamatan Padang Barat. Bersamaan dengan mutasi tersebut, Sekretaris
Koto Tangah juga ditempati pejabat baru yaitu Magdalena. Ia sebelumnya
Lurah Jati Baru yang mendapat promosi setelah mengukir prestasi menjadi
Lurah Kompetensi Terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat. (DU)

Post a Comment