![]() |
PADANGPOS, (Padang)
Mulyadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI),
menyatakan siap maju mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Pilkada langsung
Sumatera Barat Desember 2015 mendatang.
Beliau anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumbar II, bila
diminta masyarakat untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur.
"Saya pada prinsipnya siap
maju, jika masyarakat menginginkan saya untuk mencalonkan diri. Soalnya, Saya sudah melalui Proses Seleksi
Calon Gubernur Partai Hanura Sumatera Barat, biarlah semua berproses" ujar Mulyadi kepada PadangPos.com, setelah
habis penyampaian Visi dan Misi di Depan Panelis seleksi DPD Partai Hanura Sumbar
di Padang, Jum’at (27/3).
Demikian juga,"kita bersama
tim juga menghimpun sejauh mana masyarakat Sumatera Barat ingin menyetujui pencalonan
saya sebagai Gubernur, ujar Mulyadi Politisi Partai Demokrat ini.
Nanti kedepan, kalau
masyarakat Sumatera Barat, cukup besar
memberikan dukungan pencalonan saya
sebagai Gubernur, maka saya siap menerima amanah ini. tambah Mulyadi
Penyeleksian yang di ikuti di
Partai Hanura sebagai Proses,
berakhir tanggal 23 Juli 2015 mendatang.
"Saya masih dalam proses
pencalonan diri, kalau di lihat dari calon yang lain saya kurang mempromosikan
diri, baliho- baliho saya saja masih sedikit terpasang di Sumatera Barat, belum
siknifikan, saya masih memantau”.
Masyarakat tentu memantau, siapa figur-figur
pemimpin Sumatera Barat kedepan yang lebih baik, itu sebetulnya, inti pesta
demokrasi. Masyarakat yang akan menilai, apa perlu perbaikan ke arah lebih baik
dari pemimpin sekarang, kalau masyarakat menginginkan perubahan ke arah yang
lebih baik, tentu akan memilih pemimpin
yang dapat di percayai serta memegang amanah.
Untuk saat ini, "saya belum bisa memberikan suatu
penilaian terhadap kepemimpinan Sumbar sekarang, biar masyarakat yang menilai. Di
samping saya menghimpun aspirasi masyarakat
sumbar " . Ujar Mulyadi.
Lebih Jauh Mulyadi katakana anggaran dana Sumatera Barat sangat terbatas,
padahal impian kita sangat besar. Ibaratnya kita mau beli merci yang harga Rp. 2,5
Milyar, padahal kita hanya punya uang Rp.
500 juta, masyarakat maunya mobil Mercy. Bagaimana caranya untuk meningkat
pendapatan Sumatera Barat, serta menghimpun sumber dana dari tempat lain.
Mulyadi sedikit menyinggung seseorang
kepemimpinan, tidak boleh tersandera oleh kepentingan Partai dan kelompok atau
kelompok, yang harus di dahulukan kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara. Ujarnya
mengakhiri.( tf/Ch)

Post a Comment