Kecamatan Padang Utara merupakan salah satu
kecampatan di Kota Padang yang hampir seluruh wilayahnya berada di zona merah
menurut peta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yaitu area yang
beresiko terancam jika terjadi tsunami. Sehingga masyarakat disini sangat
berharap pemerintah dapat menyediakan shelter sebagai tempat evakuasi.
Menurut Camat Padang Utara, Teddy Antonius, keberadaan
shelter tersebut sangat diharapkan masyarakat Padang Utara, khususnya
masyarakat Kelurahan Ulak Karang Utara dan Ulak Karang Selatan. "Jika
sudah ada shelter, maka akan memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah
ini," ujar Teddy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/3).
Ia menambahkan, hal itu sudah direspon oleh Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan rencana pembangunan Tempat Evakuasi
Sementara (TES) yang berlokasi di Wisma Indah Ulak Karang. "Dari
kementerian sudah dilakukan sosialisasi terkait pembangunan TES yang sudah
selesai Detail Engineering Design (DED) oleh pihak konsultan perencana pada beberapa
waktu lalu," kata Teddy.
Dikatakan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan Kementerian
PU dan Perumahan Rakyat tersebut juga dihadiri oleh pemuka dan tokoh masyarakat
setempat, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta Muspika.
"Pihak konsultan mengatakan bahwa disini adalah salah
satu lokasi yang paling siap di Kota Padang untuk dibangun karena sudah
melengkapi persyaratan-persyaratan yang ditentukan. Antara lain status
kepemilikan tanah, adanya Surat Penetapan lokasi sebagai lokasi pembangunan
shelter, surat pernyataan warga, luas tanah yang mencukupi dan berada pada
pemukiman padat," jelasnya.
Adapun ukuran shelter ini, terang Camat, ketinggian 14 meter
dengan 4 tingkat dan dilengkapi dengan perlengkapan pantry, genset, fasilitas
penerangan dan air bersih yang dapat menampung lebih dari 2.000-an orang.(tf/dr)

Post a Comment