PADANGPOS.COM. (Padang),
Ternyata pemilik lapak di Muaro Lasak, kawasan Pantai Padang
merupakan warga yang mudah diajak kompromi dan sangat kooperatif.
Terbukti ketika diajak "beriya-iya" oleh Camat dan Muspika Padang Barat,
para pedagang yang umumnya warga dari sekitar kelurahan Flamboyan Baru
dan Rimbo Kaluang Kecamatan Padang Barat tersebut mendukung penertiban dan penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang.
"Pemilik lapak di Muaro Lasak sangat kooperatif. Sebelumnya penertiban
beberapa hari lalu, sebagian mereka sudah membuka sendiri lapaknya. Dan
saat ini kita undang mereka untuk bersilaturahmi sembari memberikan
masukan yang baik terkait usaha yang mereka jalani," kata Camat Padang
Barat Arfian disela pertemuan dengan para pedagang tersebut di
kantornya, Rabu (2/12) petang tadi.
Arfian mengapresiasi
pedagang di Muaro Lasak atas kesadaran sendiri membuka lapak sewaktu
penertiban yang dilakukan tim gabungan Pemko Padang. Menurutnya, sikap
warga yang mendukung pembangunan memang sangat dibutuhkan. Tanpa
dukungan warga semua tidak akan terlaksana dengan baik. Sebab,
menurutnya lagi, penertiban yang dilakukan Pemko Padang tidak lain untuk
kemajuan bersama dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata yang
nantinya akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat juga.
"Jika kawasan pantai ditata lebih rapi, pengunjung akan merasa nyaman
dan betah. Mereka yang datang pun semakin ramai. Terlebih bila pedagang
memberikan pelayanan yang ramah, pasti pengunjung terkesan sehingga
mereka akan selalu datang dan datang," papar Arfian.
Sementara
itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi
mengungkapkan, Pemko padang sudah berkomitmen untuk menata kawasan
wisata ini.
"Pedagang yang ada di Muaro Lasak sebanyak 70
orang tetap akan diizinkan untuk berjualan di sepanjang trotoar dan
menaruh kursi di pantai dari jam 3 sore sampai jam 10 malam. Sedangkan
pada pagi hari, kawasan tersebut bebas dari pedagang.
Ia
menambahkan, pada 2016 nanti, Pemko Padang akan membantu para pedagang
berupa gerobak multifungsi, yaitu sebagai tempat menyimpan barang dan
meja. "Gerobak ini nantinya dibuat seragam dan ditata dengan baik
sehingga terlihat menarik," ujar Medi.
Muspika Padang Barat
melalui Kapolsek Sumintak, berharap kepada pedagang agar mau menjaga
keamanan dan ketertiban pengunjung, karena Muspika bersama Camat sudah
bertekad bahwa kawasan wisata pantai padang harus bebas dari tukang
palak dan premanisme. "Kita sudah berkomitmen untuk mewujudkan kawasan
Pantai Padang yang aman dan bebas dari tindakan premanisme. Kami tak
segan menyikat oknum pelaku pemalakan maupun petugas parkir yang tidak
tertib," sebutnya.(tf/du).
Post a Comment