Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  

Ternyata pemilik lapak di Muaro Lasak, kawasan Pantai Padang merupakan warga yang mudah diajak kompromi dan sangat kooperatif. Terbukti ketika diajak "beriya-iya" oleh Camat dan Muspika Padang Barat, para pedagang yang umumnya warga dari sekitar kelurahan Flamboyan Baru dan Rimbo Kaluang Kecamatan Padang Barat tersebut mendukung penertiban dan penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang.

"Pemilik lapak di Muaro Lasak sangat kooperatif. Sebelumnya penertiban beberapa hari lalu, sebagian mereka sudah membuka sendiri lapaknya. Dan saat ini kita undang mereka untuk bersilaturahmi sembari memberikan masukan yang baik terkait usaha yang mereka jalani," kata Camat Padang Barat Arfian disela pertemuan dengan para pedagang tersebut di kantornya, Rabu (2/12) petang tadi.

Arfian mengapresiasi pedagang di Muaro Lasak atas kesadaran sendiri membuka lapak sewaktu penertiban yang dilakukan tim gabungan Pemko Padang. Menurutnya, sikap warga yang mendukung pembangunan memang sangat dibutuhkan. Tanpa dukungan warga semua tidak akan terlaksana dengan baik. Sebab, menurutnya lagi, penertiban yang dilakukan Pemko Padang tidak lain untuk kemajuan bersama dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata yang nantinya akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat juga.

"Jika kawasan pantai ditata lebih rapi, pengunjung akan merasa nyaman dan betah. Mereka yang datang pun semakin ramai. Terlebih bila pedagang memberikan pelayanan yang ramah, pasti pengunjung terkesan sehingga mereka akan selalu datang dan datang," papar Arfian.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengungkapkan, Pemko padang sudah berkomitmen untuk menata kawasan wisata ini.

"Pedagang yang ada di Muaro Lasak sebanyak 70 orang tetap akan diizinkan untuk berjualan di sepanjang trotoar dan menaruh kursi di pantai dari jam 3 sore sampai jam 10 malam. Sedangkan pada pagi hari, kawasan tersebut bebas dari pedagang.

Ia menambahkan, pada 2016 nanti, Pemko Padang akan membantu para pedagang berupa gerobak multifungsi, yaitu sebagai tempat menyimpan barang dan meja. "Gerobak ini nantinya dibuat seragam dan ditata dengan baik sehingga terlihat menarik," ujar Medi.

Muspika Padang Barat melalui Kapolsek Sumintak, berharap kepada pedagang agar mau menjaga keamanan dan ketertiban pengunjung, karena Muspika bersama Camat sudah bertekad bahwa kawasan wisata pantai padang harus bebas dari tukang palak dan premanisme. "Kita sudah berkomitmen untuk mewujudkan kawasan Pantai Padang yang aman dan bebas dari tindakan premanisme. Kami tak segan menyikat oknum pelaku pemalakan maupun petugas parkir yang tidak tertib," sebutnya.(tf/du).

Post a Comment