SMA 3
Padang bakal memiliki Gedung Islamic Center atau tempat pusat belajar
keislaman. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 3 Padang,
Rahmadansyah usai pembukaan Pesantren Ramadhan di sekolah tersebut
kemarin.
“Jadi Gedung Islamic Center dibangun merupakan bagian
dari Program Model yang ada di SMA 3 Padang. Pembangunan gedung ini
berkat dukungan para alumni SMA 3. Alhamdulillah saat ini tinggal
pemasangan atap dan lantai, semoga beberapa minggu lagi selesai,” sebutnya sewaktu mendampingi Walikota meninjau gedung tersebut.
Kepsek tersebut melanjutkan, Program Model diterapkan SMA 3 Padang di
tahun ajaran ini yang rencananya bakal dilaunching 18 Juli nanti. Antara
lain program model tersebut berupa berbasis riset. Maksudnya dengan dua
jam pelajaran riset dasar bagi kelas X, harapannya tentu menjelang naik
ke kelas XI siswa tersebut minimal memiliki satu buah karya tulis
ilmiah.
Lalu ada literasi, yaitu membiasakan siswa membaca dan menulis melalui islamic center. Program unggulannya adalah Ekskul Surau, yakni mempertajam hal-hal yang keterpakaiannya sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.
“Pihak sekolah ingin seluruh murid laki-laki pandai menjadi imam, adzan serta penyelenggaraan jenazah. Karena kita lihat alangkah sedihnya jika sewaktu orang tua meninggal anaknya tidak bisa menyelenggarakan jenazah. Untuk itu ini sesuatu hal yang kita antisipasi di SMA 3,” ucapnya.
Lebih lanjut Rahmadansyah menambahkan, selanjutnya SMA 3 juga memiliki program tahfiz atau hafal quran. Lalu juga ada program diskusi ilmiah beserta randai, silat dan lainnya. Begitu juga halnya bagi murid wanita, ada program keputrian yang dilaksanakan empat kali dalam satu semester.
Program ini antara lain berupa "baraja manumbok, manjarujua, mamasang giwang baju, manggiliang lado, mangukua karambia.
“Meskipun bunyi pekerjaan tersebut sederhanana, namun keterpakaiannya di tengah masyarakat sangatlah dibutuhkan. Jadi ini semua merupakan program model yang ada di SMA 3 Padang yang insya Allah bakal diluncurkan Juli nanti.
Program tersebut telah kita komunikasikan dengan Walikota Padang, Dinas Pendidikan serta alumni yang selalu sedia mendukung untuk terwujudnya program ini. Kita tentu berharap semuanya berjalan dengan lancar,” tukasnya mengakhiri. (tf/dv)
Lalu ada literasi, yaitu membiasakan siswa membaca dan menulis melalui islamic center. Program unggulannya adalah Ekskul Surau, yakni mempertajam hal-hal yang keterpakaiannya sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.
“Pihak sekolah ingin seluruh murid laki-laki pandai menjadi imam, adzan serta penyelenggaraan jenazah. Karena kita lihat alangkah sedihnya jika sewaktu orang tua meninggal anaknya tidak bisa menyelenggarakan jenazah. Untuk itu ini sesuatu hal yang kita antisipasi di SMA 3,” ucapnya.
Lebih lanjut Rahmadansyah menambahkan, selanjutnya SMA 3 juga memiliki program tahfiz atau hafal quran. Lalu juga ada program diskusi ilmiah beserta randai, silat dan lainnya. Begitu juga halnya bagi murid wanita, ada program keputrian yang dilaksanakan empat kali dalam satu semester.
Program ini antara lain berupa "baraja manumbok, manjarujua, mamasang giwang baju, manggiliang lado, mangukua karambia.
“Meskipun bunyi pekerjaan tersebut sederhanana, namun keterpakaiannya di tengah masyarakat sangatlah dibutuhkan. Jadi ini semua merupakan program model yang ada di SMA 3 Padang yang insya Allah bakal diluncurkan Juli nanti.
Program tersebut telah kita komunikasikan dengan Walikota Padang, Dinas Pendidikan serta alumni yang selalu sedia mendukung untuk terwujudnya program ini. Kita tentu berharap semuanya berjalan dengan lancar,” tukasnya mengakhiri. (tf/dv)

Post a Comment