PADANGPOS, (Padang)
Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kampung Pondok,
Kecamatan Padang Barat bisa dikatakan LPS yang paling serius mendukung program
kebersihan di Kota Padang.
Selain membentuk struktur kepengurusan yang rapi,
LPS diketuai Liang Hong Foi alias Hongky ini juga telah memiliki kantor
sekretariat serta alat kelengkapan kerja.
Menurut Hongky, pihaknya membagi empat tim untuk pengambilan
sampah di 33 RT dan 11 RW di kelurahan yang terdiri dari 1.214 rumah tangga
ini. Semua rumah tangga tersebut selalu diambil sampahnya oleh LPS.
"Kami mendapat dukungan dari Lurah dan seluruh
perangkatnya sehingga memudahkan kami di LPS berkoordinasi dengan semua
pengurus RW dan RT," ujar Honhky saat di temui di 'markas' LPS yang
bersebelahan dengan Kantor Lurah Kampung Pondok, Sabtu (7/3).
Pengurus LPS pun bersemangat, kata Hongky, lantaran
masyarakat Kampung Pondok yang dikenal heterogen ini antusias mendukung
keberadaan LPS. Sebab, warga tidak perlu susah - susah lagi membuang sampah ke
penampungan sementata.
"Warga cukup menaroh sampah yang sudah dikantongi di
depan rumah masing - masing. Pada jam tertentu akan diambil oleh petugas,"
tutur pria yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat setempat.
Hongky menambahkan, melihat cara kerja dari LPS ini membuat
tertarik sejumlah peneliti dari Mercy Corps Internasional untuk melakukan
observasi.
"Disamping itu mereka tertarik untuk bekerjasama dalam
pengelolaan sampah untuk komposter dan daur ulang,” tukasnya.
Sementara itu, Lurah Kampung Pondok Jasmi mengungkapkan,
terbentuknya LPS ini disambut warga dengan antusias.
"Dukungan masyarakat itu membuat kita optimis bisa
menjalankan berbagai program pengelolaan sampah dalam mendukung Padang Bersih
yang dicanangkan Pemerintah Kota Padang," ungkapnya.
Jasmi melanjutkan, LPS yang dimotori Hongky dan kawan -
kawan lalu mempersiapkan segala sesuatu. Mulai dari menyusun pengurus dan
petugas hingga mendata rumah tangga yang akan diambil sampahnya sampai membuat
sekretariat.
"Hingga sekarang sudah satu bulan LPS ini bekerja.
Petugasnya mendapat gaji dari partisipasi masyarakat,"ujar Jasmi.
Rencananya, LPS Kampung Pondok ini akan dilaunching secara
resmi oleh Walikota Padang pada Senin (9/3), sekaligus penempatan kantor
sekretariat. Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan
juga Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah.
"Peresmian ini dimaksudkan sebagai bagian dari
sosialisasi kepada masyarakat tentang kebersihan," tukas Jasmi.(der)

Post a Comment