PADANGPOS, (Tokyo)
Semakin sulitnya usaha bagi kalangan
mafia Jepang Yakuza, membuat upaya-upaya tiap anggota kelompok Yakuza tak
jarang berbenturan dengan anggota kelompok lain. Hal ini juga kemungkinan akan
menimbulkan perang antargeng Yakuza muncul kembali khususnya di Tokyo.
"Polisi Metropolitan Tokyo baru saja menangkap anggota
Yakuza yang kami cari sejak dua tahun lalu," ungkap sumber Tribunnews.com,
Sabtu (7/3/2015).
Anggota yakuza yang ditangkap Kamis (5/3/2015) lalu, Jun
Kadomoto (51), sebenarnya sejak Desember 2013 dicari-cari pihak kepolisian
Jepang dan baru sekarang tertangkap.
Saat Desember 2013 Kadomoto terlibat penembakan di daerah
Shibuya Tokyo. Dia adalah anggota Kyokutokai di Tokyo.
Selain Kadomoto, juga dua orang lagi ditangkap polisi yaitu
Atsuo Fujita (52) dan seorang lain yang merusak pintu apartemen lantai tujuh
rumah dengan penembakan berkali-kali sehingga pintu tersebut jebol.
Rumah apartemen tersebut ternyata setelah diselidiki juga
tempat kediaman seorang mantan anggota Kyokutokai berusia 67 tahun yang
bermasalah dengan anggota lainnya terkait uang.
Hingga kini Kadomoto dan dua orang lagi yang ditangkap
polisi tersebut belum mau mengakui perbuatannya. Namun dari rekaman kamera
pengintip di apartemen yang dimiliki polisi, jelas sekali dialah yang datang ke
apartemen tersebut saat penembakan dan penjebolan pintu rumah tersebut.
Mereka ditangkap dengan kesalahan pelanggaran UU Kepemilikan
Senjata karena tidak ada korban yang meninggal saat 2013 tersebut.
Sumber lain Tribunnews.com mengungkapkan, permasalahan dan
keributan di dalam kelompok Yakuza biasanya hanya ada dua. Pertama soal uang,
pembagian atau perebutan rezeki dan kedua soal pengkhianatan anggota,
menyeleweng membantu kelompok Yakuza yang lain. Hal ini bukan tidak mungkin
menimbulkan perang antargeng Yakuza di Tokyo. Tinggal pimpinan geng tersebut
bisa atau tidak untuk bertemu guna mendamaikan antar geng saat ini.

Post a Comment