PADANGPOS.COM. (Padang),
Upaya pengembangan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang
saat ini menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Padang sebagai
destinasi wisata unggulan bagi Kota Padang. Namun agar menjadikannya
lebih representatif lagi, tidak cukup itu saja perlu dilakukan
penguatan-penguatan.
Seperti bekerja sama dengan daerah perbatasan.
Demikian disampaikan Wakil Walikota Padang, H. Emzalmi sewaktu
mengadakan pertemuan dengan Bupati
Pesisir Selatan, H. Hendrajoni dan segenap pihak terkait di Rumah Puti
Bungsu Alang Laweh Kecamatan Padang Selatan, Minggu (4/9) kemarin.
“Jadi, sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan kota, perlu adanya
kerja sama dengan daerah-daerah perbatasan. Seperti KWT Gunung Padang
yang berbatasan dengan Pesisir Selatan (Pessel) dimana ada kawasan
wisata Mandeh disertai pulau-pulau yang saling menghubungkan satu sama
lainnya,” sebut Wawako yang pada kesempatan itu didampingi Camat Padang
Selatan, Fuji Astomi.
Wawako menyebutkan, dengan adanya upaya
tersebut, Pemko Padang dan Pemkab Pessel telah menyatakan niat untuk
menggabungkan kawasan wisata di Kota Padang yang berbatasan langsung
dengan kawasan wisata Mandeh. Tentunya dalam hal ini dengan melalui
koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar).
“Dalam rangka itu semua, Pemko Padang dan Pemkab Pessel sepakat bekerja sama yang ditambah dengan rencana investasi dari Arab Saudi. Kita berharap, pihak Pemprov Sumbar dapat membentuk tim koordinasi terkait investasi tersebut dalam waktu dekat,” harapnya.
Lebih lanjut kata Wawako, jika tim koordinasi sudah terbentuk, tentunya akan memudahkan dalam percepatan untuk pengembangan kawasan wisata bagi kedua daerah ke depan.
“Insya Allah dari pertemuan kali ini, Pemko Padang bersama Pemkab Pessel dan perusahaan yang memfasilitasi investor dari Arab Saudi telah sepakat bekerja sama untuk membuat perencanaan perbatasan terpadu. Dimana untuk kawasan wisata Mandeh, kita ketahui peran tokoh Sumbar seperti Andrinof Chaniago sangatlah penting dan strategis. Semoga dengan melibatkan beliau semakin memberikan penguatan dalam upaya menjadikan Sumbar sebagai destinasi wisata nasional dan internasional,” imbuh Wawako mengakhiri. (tf/dv)
Wawako menyebutkan, dengan adanya upaya
tersebut, Pemko Padang dan Pemkab Pessel telah menyatakan niat untuk
menggabungkan kawasan wisata di Kota Padang yang berbatasan langsung
dengan kawasan wisata Mandeh. Tentunya dalam hal ini dengan melalui
koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar).“Dalam rangka itu semua, Pemko Padang dan Pemkab Pessel sepakat bekerja sama yang ditambah dengan rencana investasi dari Arab Saudi. Kita berharap, pihak Pemprov Sumbar dapat membentuk tim koordinasi terkait investasi tersebut dalam waktu dekat,” harapnya.
Lebih lanjut kata Wawako, jika tim koordinasi sudah terbentuk, tentunya akan memudahkan dalam percepatan untuk pengembangan kawasan wisata bagi kedua daerah ke depan.
“Insya Allah dari pertemuan kali ini, Pemko Padang bersama Pemkab Pessel dan perusahaan yang memfasilitasi investor dari Arab Saudi telah sepakat bekerja sama untuk membuat perencanaan perbatasan terpadu. Dimana untuk kawasan wisata Mandeh, kita ketahui peran tokoh Sumbar seperti Andrinof Chaniago sangatlah penting dan strategis. Semoga dengan melibatkan beliau semakin memberikan penguatan dalam upaya menjadikan Sumbar sebagai destinasi wisata nasional dan internasional,” imbuh Wawako mengakhiri. (tf/dv)
Post a Comment