Harap tenang, jangan membawa alat
komunikasi, ada ujian, biarkan siswa-siswi konsentrasi mengerjakan soal
demi soal.” Begitulah pengumuman yang dipampangkan disetiap sekolah, termasuk
di SMK-SMAK Padang.
Jadi, Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2015 berlasung
baik, aman dan sukses di lingkungan Kecamatan Pauh. Sebab dari hari
pertama hingga terakhir pelaksanaan Ujian Nasional tersebut tidak ada
laporan yang diterima, terkait persoalan yang menjelek-jelekkan ujian
yang diikuti para siswa-siswi, kata Camat Pauh Dra.H. Wardas Tanjung, MS.i
didampingi kepala SMK- SMAK Padang Dra. Hj. Sih Parmawati, MM ketika meninjau
UN di SMAK Padang, Rabu (15/4).
Hal ini sebagai bukti bahwa,
pihak sekolah dan kepanitian telah “matang” dalam penyelenggaraan ujian
penentu bagi siswa-siswi untuk menyelesaikan pendidikannya. Setelah itu
diamati mereka para siswa-siswi yang mengikuti ujian bisa dikerjakannya
dengan tenang serta konsentrasi. Untuk itu diharapkan kepada mereka semua
semoga memperoleh nilai l yang menggembirakan para orang tua, guru dan siswa
itu sendiri, ucap Wardas Tanjung.
Sedangkan Kepala SMK- SMAK Padang
Dra. Hj. Sih Parmawati, MM menyebutkan Jumlah siswa 678 orang dan yang
mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2015 sebanyak 130 orang terbagi dalam
7 ruang, termasuk ruang labour. Guru pengawas system silang sebanyak 14 orang.
Mereka para siswa-siswi menjelang pelaksanaan ujian telag dipersiapkan
semuanya, mulai dari pembelajaran, mental, tatatertib, etika dan lain
sebagainya. Sehingga tak ada yang perlu dikhawatir kepada anak-anak didik yang
mengikuti ujian nasional pada hari terkahir.
“ Kami semua para majelis guru
SMK-SMAK Padang yakin lulus seratus persen seperti tahun-tahun sebelumnya.
Karena kunci kesuksesan mereka itu adalah disiplin yang selalu diterapkan dalam
dirinya dalam menjalani kehidupan ini, termasuk di sekolah. Sejalan dengan itu,
siswa-siswi selesai UN, banyak yang langsung bertolah ke perusahaan industry
diberbagai daerah seperti ke Riau, Sumut, Jambi Palembang dan lain sebagainya untuk
masuk kerja. Karena sebelumnya mereka juga telah mengikuti pula tes untuk masuk
kerja di sekolah,” ungkap Sih Parmawati.
Lalu, tentang kelulusan dan
ijazahnya, pasti akan diberikan informasi kepada mereka yang telah berada di
perusahaan industry, bisa jadi mereka izin dulu bekerja dan pihak perusahaan
juga akan memberikan rekomondasi. Hal itu termasuk dalam bentuk kerja sama
degan perusahan-perusahaan yang telah merekrut siswa untuk bekerja.
Kemudian sebut Sih Parmawati,
melihat tingginya peminat calon siswa yang masuk ke SMK-SMAK Padang, bahkan
saat ini telah lebih dari 500 orang yang mendaftar. Dan yang akan diterima
hanya 190 orang. Maka tahun ini ditambah dua lokal, jadi peluang penerimaan
akan bertambah dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini menjawab tingginya
peminat yang mau bersekolah di SMAK Padang hanya itulah yang bisa dilakukan
yakni penambahan 2 kelas tahun 2015. (tf/ir)
Teks Foto:
Camat Pauh Wardas Tanjung
didampingi Dra. Hj. Sih Parmawati, MM ketika meninjau UN tahun 2015 di SMK-SMAK
Padang, Rabu (15/4) * Yurizal

Post a Comment