Para Walikota peserta Musyawarah Komisariat Wilayah
I (Muskomwil I) Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi) terkesan
dengan perubahan - perubahan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang. Umumnya
mereka menyampaikan apresiasi terhadap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah,
terutama cara pendekatan terhadap masyarakat dalam upaya mempercantik kota.
Walikota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, Syarfi Hutahuruk
dalam suatu kesempatan mengatakan, apa yang dilakukan Pemko Padang di kawasan
pantai terutama di kawasan danau buatan Cimpago cukup bagus dalam hal penataan.
“Ini ide brilian Walikota Padang dalam mempercantik kota.
Di sini sudah ada
lokasi bagi para pedagang untuk berjualan, sehingga mereka tidak lagi berjualan
sendiri-sendiri. Dengan adanya Lapau Panjang Cimpago ini tata kelolanya jadi
terjamin,” katanya, usai mengunjungi LPC Padang, Kamis (23/4) petang. Dimana
pada kesempatan itu, ia bersama Walikota lainnya turut menanam pohon khas
daerah masing - masing di Pantai Padang.
“Upaya Pemko bagaimana agar pedagang di pantai pindah ke
lokasi ini (Lapau Panjang Cimpago-red) ini semakin menambah bagus Pantai
Padang,” tambahnya
Upaya penataan pantai yang dilakukan Pemko Padang sekaligus
telah menginspirasi Kota Sibolga. Wako Sibolga menyebut saat ini pihaknya
tengah berupaya agar daerah pantai di Sibolga kembali menemukan magisnya
sebagai daya tarik wisata. “Kita sedang berupaya untuk itu,” sebutnya.
Namun begitu diakuinya, saat ini cukup banyak kendala yang
ditemui. Kota di Sibolga cukup sempit. Ribuan pemukiman penduduk nelayan
berdiri di sepanjang pesisir laut Sibolga, sehingga sulit untuk dilakukan
penataan pantai. “Ini yang sulit, kecuali ada upaya dan bantuan dari pemerintah
pusat dengan membangun jembatan di pesisir pantai sehingga dengan sendirinya
tak ada lagi pemukiman tersebut,” ujar Wako Sibolga usai mengunjungi LPC
Padang.
Walikota Medan Dzulmi Eldin yang diwakili Kepala Bagian
Kerja Sama, Rivai Nasution mengungkapkan, Kota Padang sudah jauh berbeda,
terutama di kawasan pantai. "Dulu kami sering mendengar tentang keberadaan
tenda ceper yang membuat imej Padang jadi buruk. Namun kenyataannya, sekarang
Pantai Padang sudah bersih, tidak ada lagi tenda - tenda ceper itu," kata
Rivai yang mengaku sering ke Padang itu.
Rivai juga menyampaikan, dengan terpilihnya Walikota Padang
H. Mahyeldi Ansharullah sebagai ketua Komwil I Apeksi yang sebelumnya dipegang
Walikota Medan diharapkan kerjasama antar kota - kota di Komwil I akan semakin
kuat.
Terlebih, saat ini tengah mengahadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) maka
hubungan antar daerah akan sangat penting karena nantinya akan berhadapan
dengan lalulintas barang dan jasa yang semakin mudah antar negara di kawasan
Asia Tenggara.
"Kita berharap semua kota di lingkup Komwil I akan
bertambah maju serta perekonomian masyarakatnya meningkat," pungkas Rivai.
Walikota Bukitinggi, Ismet Amzis pun mengagumi penataan yang
dilakukan Wako Mahyeldi di kawasan pantai. "Saya tahu betul kondisinya
Pantai Padang ini, karena dulunya saya tinggal di Ujung Pandan, Kelurahan Olo.
Tidak menyangka, kondisinya sekarang jauh berbeda, lebih cantik dan
indah," katanya.
Ia berharap Kota Padang sebagai ibukota Provinsi Sumatera
Barat bisa jauh lebih maju dari kota - kota lain, sebab ia menjadi parameter kemajuan
daerah lain di provinsi ini. "Saya melihat Kota Padang, potensi
pariwisatanya cukup besar.
Sama halnya dengan Bukittinggi. Keduanya bisa
bersinergi dalam pengembangan pariwisata. Karena setiap wisatawan yang datang
ke Padang, biasanya juga akan berkunjung ke Bukittinggi,"imbuhnya.(tf/du)
Post a Comment