Para pegawai kelurahan se kecamatan Padang Barat senam
massal menjelang melaksanakan kegiatan gotong royong yang dipusatkan di
jalan Permindo, Depan Hotel Rocky. Ikut Walikota Padang H. Mahyeldi
Ansharullah, SP Camat Arvian, serta para Lurah untuk bersenam, setelah itu
dilanjutkan dengan membersihkan jalan Permindo yang dimulai dari Bioskop Mulia
hingga simpang Ratu langi. Semua pegawai pada pagi yang cerah itu menyapu badan
jalan dan memungut sampah yang berserakan, Sabtu pagi (24/4).
Kini, Kota Padang Kata Walikota H. Mahyeldi
Ansharullah telah masuk dalam deretan kota–kota bersih di Indonesia seperti
Kota Surabaya, Bandung, Pekanbaru dan kota lainnya. Kebersihan lingkungan juga
tekah mulai dirasakan warga serta setiap tetamu yang datang ke kota tercinta
ini. Termasuk dirasakan 24 orang Walikota se Sumatera yang ikut
dalam musyawarah Apeksi baru baru ini. Malahan para pemimpin kota se
Sumatera tersebut juga kagum terhadap kebersihan lingkungan kota Padang.
Apalagi ketika para Walikota tersebut meihat pula pembangunan taman-taman SKPD
di pinggir pantai Purus, Danau Cimpago, semua tersenyum indah.
“Setelah itu, 24 Walikota se Sumatera juga menikmati suguhan
teh dan kopi di lantai atas Lapau Panjang Cimpago (LPC). Ketika mereka, orang
nomor satu di kota-kota pada wilayah Sumatera mencicipi suguhan
kopi hangat lalu melayangkan pandangan ke lautan, langsung disapa anugerah
bentangan lautan nan mebiru. Para sang pemimpin itu tersenyum sambil berkata,
indah dan elegant sekali objek wisata di Kota Padang. Rasa bangga serta senang
ditutupnya dengan rapat lalu dilampiaskannya dalam bercerita dengan Walikota H.
Mahyeldi, dan Wakil Walikota H. Emzalmi petang Kamis lalu itu, “ ungkap
Mahyeldi.
Maka dari itu, semua warga harus bisa membuktikan terhadap
Padang Kota tercinta, kecintaannya dengan memiliki yang
tinggi, selalu memelihara, menjaga lingkungan agar tetap bersih,
berseri serta disenangi semua orang. Tak bisa hanya terpampang dalam rangkaian
kalimat dan ucapan saja. Kegiatan melakukan kebersihan harus
dilaksanakan dimulai dari lubuk hati agar kebersihan menjadi kebutuhan
dalam hidup ini, sebut Mahyeldi.
Sedangkan salah seorang warga Permindo Miko Kamal, SH, LL.M,
PhD menyampaikan, semua harus sepakat dan komit terhadap kebersihan. Tidak bisa
tidak, sebab hal ini untuk mewujudkan Kota Padang bersih sepanjang masa. Bukan
hanya hari ini kegiatan kebersihan bersemangat, besok, lusa dan
selanjutnya kendor lagi. Dan yang terpenting hukumnya harus tegak,
maka yakin kebersihan kota Padang tercipta dengan baik. Kota Padang bisa
menjadi kota bersih dan ternama di Indonesia malahan bisa sejajar dengan
kota-kota besar lainnya.
Perda No 21 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, dengan
sanksi kurungan 3 bulan dan denda Rp 5 juta harus ditegakkan. Ini kuncinya,
siapa saja yang melanggar harus menerima sanksinya, walau mereka itu temannya
Walikota, serta pejabat lainnya. Perda No 21 tahun 2012 harus
diberlakukan tanpa pandang bulu. Jadi, pada intinya bersama mewujudkan padang
bersih. (tf/ir)
Teks Foto:
Walikota H. Mahyeldi Ansharullah, SP didampingi
Camat Padang Arvian setelah menyerahkan Bentor untuk mengangkut sampah di jalan
Permindo, lalu mencobanya, Sabtu pagi,(25/4) * Yurizal

Post a Comment