![]() |
| Walikota Mahyeldi Lakukan Tendangan Pertama Sepakbola Pantai |
Kota
Padang dilirik Federation Internationale de Football Association (FIFA)
sebagai tuan rumah pelaksanaan olimpiade beach soccer (sepak bola
pantai) tingkat dunia. Langkah-langkah serius sudah dilakukan Pemerintah
Kota Padang.
Menurut Walikota Padang Mahyeldi Dt. Marajo, Pemko Padang sudah
menyurati FIFA dan telah direspon dengan melakukan rangkaian pertemuan.
"Jika tidak tahun depan (2016), di tahun 2017, Insyaallah olimpiade
sepak bola pantai yang berskala besar akan diadakan di Padang," ujar
Mahyeldi usai membuka pertandingan sepak bola pantai antar tim kelurahan
se-Kota Padang di di sebelah barat Danau Cimpago, Pantai Padang, Jumat
(20/11).
Mahyeldi menambahkan, Kota Padang memiliki garis pantai yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga, salah satunya sepak bola pantai. "Kita punya pantai dengan pasir yang baik. Semua akan kita tata dan membuat lapangan-lapangan sepak bola pantai. Untuk sementara ini kita fokuskan di Pantai Padang," ujarnya.
Kendati sepak bola pantai belum populer di dunia olah raga, namun Mahyeldi yakin dari Kota Padang olahraga ini akan dikenal dan disenangi banyak orang nantinya. "Kita yakin orang akan lebih mengenal dan menyenangi olahraga ini setelah kita laksanakan beberapa kali turnamen," sebut Mahyeldi.
Kegiatan pertandingan sepak bola pantai yang digagas Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga ini, menurut Mahyeldi lagi, dilaksanakannya guna menggairahkan olahraga sepak bola sekaligus memenuhi aspek rekreasi. "Kita menggeliatkan sepakbola pantai sekaligus menjadikan olahraga sejalan dengan pariwisata," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Suardi Junir menyebutkan, pertandingan sepak bola pantai yang digelar kali ini merupakan gagasan pertama dari Pemko Padang untuk meningkatkan minat olahraga bagi masyarakat. "Sekaligus ini persiapan kita untuk mencuri hati FIFA agar menyetujui Padang sebagai penyelenggara olimpiade sepakbola pantai," ujarnya.
Ia menjelaskan, pertandingan kali ini diikuti 30 tim dari kelurahan di Kota Padang. Diadakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-44. "Pertandingan ini memperebutkan piala bergilir Walikota Padang dan hadiah uang jutaan rupiah dari Pemerintah Kota Padang," sebut Suardi. (tf/du).
Mahyeldi menambahkan, Kota Padang memiliki garis pantai yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga, salah satunya sepak bola pantai. "Kita punya pantai dengan pasir yang baik. Semua akan kita tata dan membuat lapangan-lapangan sepak bola pantai. Untuk sementara ini kita fokuskan di Pantai Padang," ujarnya.
Kendati sepak bola pantai belum populer di dunia olah raga, namun Mahyeldi yakin dari Kota Padang olahraga ini akan dikenal dan disenangi banyak orang nantinya. "Kita yakin orang akan lebih mengenal dan menyenangi olahraga ini setelah kita laksanakan beberapa kali turnamen," sebut Mahyeldi.
Kegiatan pertandingan sepak bola pantai yang digagas Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga ini, menurut Mahyeldi lagi, dilaksanakannya guna menggairahkan olahraga sepak bola sekaligus memenuhi aspek rekreasi. "Kita menggeliatkan sepakbola pantai sekaligus menjadikan olahraga sejalan dengan pariwisata," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Suardi Junir menyebutkan, pertandingan sepak bola pantai yang digelar kali ini merupakan gagasan pertama dari Pemko Padang untuk meningkatkan minat olahraga bagi masyarakat. "Sekaligus ini persiapan kita untuk mencuri hati FIFA agar menyetujui Padang sebagai penyelenggara olimpiade sepakbola pantai," ujarnya.
Ia menjelaskan, pertandingan kali ini diikuti 30 tim dari kelurahan di Kota Padang. Diadakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-44. "Pertandingan ini memperebutkan piala bergilir Walikota Padang dan hadiah uang jutaan rupiah dari Pemerintah Kota Padang," sebut Suardi. (tf/du).

Post a Comment