PADANGPOS.COM. (Padang),
Setelah diguyur hujan ‘berketutus’ (deras) selama beberapa
hari ini, kualitas udara di Kota Padang semakin membaik. Kabut asap yang
selama ini menggayut di langit Kota Padang terlihat menipis. Seluruh
siswa kembali diimbau bersekolah.
Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo membenarkan jika aktifitas sekolah kembali dimulai setelah libur akibat kabut asap sejak Selasa (27/10) lalu.
“Padang yang terdampak kabut asap kini sudah berkurang. Mulai Senin
(2/11) seluruh siswa sekolah dari PAUD hingga SLTA kembali bersekolah,”
katanya, kemarin.
Kembali dimulainya aktifitas sekolah di
Padang setelah Pemerintah Kota Padang memantau kualitas udara.
Berdasarkan uji kualitas udara di Padang yang dilakukan Badan
Penanggulangan Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang, sejak
Jumat (30/10) kemarin Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Padang
terus berada di level baik dan sempat menyentuh angka 38,04 ug/nm3.
Begitu juga pada Sabtu (31/10), ISPU berada di level sedang di angka
58,14 ug/nm3. Dan pada Minggu (1/11) pagi, ISPU berada di angka 71,96
ug/nm3 juga dengan kategori sedang.
“Alhamdulillah, ISPU di
tempat kita semakin hari kian berkurang,” ujar Walikota didampingi Kabag
Humas dan Protokol Mursalim.
Meski pun begitu Walikota
Padang tetap terus mengingatkan warganya untuk selalu mengenakan masker.
Terlebih apabila kabut asap terlihat mulai tebal kembali. Terkait ini
Pemko Padang terus menstok masker untuk kebutuhan warga.
“Ke
sekolah besok siswa tetap menggunakan masker. Masker untuk membentengi
diri dari bahaya Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut
asap,” kata Mahyeldi.
Walikota menilai, semakin baiknya
kualitas udara Padang salah satunya karena shalat Istisqa’ (minta hujan)
yang dilakukan warga selama beberapa hari belakangan ini. “Kita di
Padang banyak yang melakukan shalat Istisqa’, termasuk yang dilakukan
Pemko dan Pemprov Sumbar. Allah SWT mendengarkan doa manusia yang
berharap,” tukuk Wako.
Walikota menyebut, dengan diijabahnya
doa, ini merupakan bukti jika Allah SWT itu ada, Maha Kuasa dan
mendengarkan hambaNya. “Semoga ini menjadi bagian untuk kita terus
meningkatkan keimanan,” tukasnya.
Selama beberapa hari ini
Pemko Padang memang terus melakukan konsultasi dengan Badan Meteorologi
Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan pantauan BMKG, sejak
Jumat lalu arah angin bergerak dari selatan ke utara. Titik api paling
banyak terdapat di arah selatan. Tanggap darurat bencana kabut asap di
Kota Padang pun dihentikan Senin (2/11) ini.(tf/ch).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE TRIJAYA katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE TRIJAYA, dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE TRIJAYA,saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE TRIJAYA bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaibnya demih allah demi tuhan...ini kisah nyata dari saya,terima kasih.
ReplyDelete