Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),
 
Kabut asap yang masih terpapar cukup pekat di wilayah Kota Padang menimbulkan dampak yang luas terhadap berbagai aspek. Hal ini juga disesalkan berbagai pihak.
 
Namun, kabut asap tak menjadi halangan bagi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk melaksanakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini (Rabu, 28/10).


Upacara yang biasanya dilaksanakan di lapangan, kali ini digelar di dalam ruangan, yaitu di Gedung Serba Guna Bagindo Aziz Chan Balaikota Padang.

Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo yang bertindak selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya mengatakan, sebagai negara tropis , Indonesia menjadi tumpuan dunia untuk menjaga keseimbangan iklim melalui pasokan oksigen.

"Namun, hari ini justru kita menjadi negara yang menyumbang polusi terbesar di kawasan Asia Tenggara melalui kabut asap," ujar Mahyeldi mengutip sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga.

Mahyeldi menyebut, dampak yang dirasakan sudah nyata, selain berdampak terhadap kesehatan juga berdampak terhadap perekonomian akibat sistem transportasi tidak bisa berjalan dengan baik.

"Penanganan kabut asap memang sudah dilakukan pemerintah, bahkan Presiden Joko Widodo sudah turun langsung ke sejumlah titik api.

Namun untuk penanggulangan kabut asap ini kita perlu menggugah semangat kepeloporan pemuda untuk ambil bagian dalam penanggulangan musibah kabut asap.

Sekaligus menggugah pemuda untuk melaksanakan gerakan menjaga keseimbangan iklim melalui pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," kata Mahyeldi.

Mahyeldi melanjutkan, salah satu ikrar penting dalam Sumpah Pemuda 1928 adalah "Satu Tanah Air, Tanah Air Indonesia".

Poin ini menurut Mahyeldi,memberikan tekanan yang kuat kepada para pemuda akan pentingnya menjaga tanah dan air sebagai bagian penting dari komponen bumi demi keberlangsungan masa depan generasi penerus.

"Saya berharap pemuda menyadari betapa pentingnya melestarikan bumi dengan menjaga keseimbangan ekosistem.


Saya juga berharap pemuda di Kota Padang adalah pelopor pelestarian lingkungan yang tidak pernah merusak alam dengan cara-cara membakar dan menimbulkan kabut asap seperti yang terjadi saat ini," tandasnya.(tf/du)

Post a Comment

  1. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE TRIJAYA katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE TRIJAYA, dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE TRIJAYA,saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE TRIJAYA bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaibnya demih allah demi tuhan...ini kisah nyata dari saya,terima kasih.

    ReplyDelete