Dinas
Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Padang menggelar Lomba Pengecatan
Perahu Nelayan yang berlangsung di pinggir Pantai Muaro Lasak dimulai
Kamis (22/10) hingga Jumat (23/10).
Lomba ini merupakan, sebagai
rangkaian dalam rangka untuk lebih memeriahkan kegiatan KTT Menlu-Menlu
negara-negara IORA yang sedang berlangsung di Padang.
Sekretaris DKP Padang, Lazuardi menyebutkan, lomba mencat perahu ini
memiliki beberapa tujuan. Di samping melihat keahlian nelayan dalam
mencat perahunya, lomba ini juga memperlihatkan bahwa masyarakat nelayan
turut menyukseskan KTT IORA selaku event internasional yang
dilaksanakan di Padang.
“Untuk peserta lomba terdiri dari 20 kelompok nelayan dengan jumlah sebanyak 20 perahu. Dalam lomba ini, para peserta lomba mencat perahunya dengan warna warni berlogo negara-negara anggota IORA.
Sehingga perahu tersebut, tampak menjadi indah karena juga ditambah dengan menampilkan atribut bendera negara-negara yang berbatasan dengan Samudera Hindia tersebut,” sebut Lazuardi.
Dia melanjutkan, perahu-perahu yang diperlombakan ini, juga akan ditampilkan di hadapan delegasi dari 20 negara peserta KTT IORA pada Jumat (23/10) di Pantai Muaro Lasak nanti. Aksi ini juga bersamaan dengan pelepasan anak penyu.
“Semoga ini akan membuat KTT IORA semakin meriah dan Menlu-Menlu negara-negara IORA akan merasa terhibur, ” imbuhnya.
Setelah itu, salah seorang peserta lomba Rusli (45) ketika diwawancarai mengungkapkan, ia sangat antusias dalam lomba mencat perahu ini.
“Lomba ini juga sebagai momen bagi kita para nelayan, karena bisa memperpanjang usia dan memperindah perahu kita. Harapan kita bersama, semoga lomba ini dapat diadakan tiap tahun dengan pesertanya lebih banyak lagi,” cetus Rusli. (tf/ch).
“Untuk peserta lomba terdiri dari 20 kelompok nelayan dengan jumlah sebanyak 20 perahu. Dalam lomba ini, para peserta lomba mencat perahunya dengan warna warni berlogo negara-negara anggota IORA.
Sehingga perahu tersebut, tampak menjadi indah karena juga ditambah dengan menampilkan atribut bendera negara-negara yang berbatasan dengan Samudera Hindia tersebut,” sebut Lazuardi.
Dia melanjutkan, perahu-perahu yang diperlombakan ini, juga akan ditampilkan di hadapan delegasi dari 20 negara peserta KTT IORA pada Jumat (23/10) di Pantai Muaro Lasak nanti. Aksi ini juga bersamaan dengan pelepasan anak penyu.
“Semoga ini akan membuat KTT IORA semakin meriah dan Menlu-Menlu negara-negara IORA akan merasa terhibur, ” imbuhnya.
Setelah itu, salah seorang peserta lomba Rusli (45) ketika diwawancarai mengungkapkan, ia sangat antusias dalam lomba mencat perahu ini.
“Lomba ini juga sebagai momen bagi kita para nelayan, karena bisa memperpanjang usia dan memperindah perahu kita. Harapan kita bersama, semoga lomba ini dapat diadakan tiap tahun dengan pesertanya lebih banyak lagi,” cetus Rusli. (tf/ch).

Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE TRIJAYA katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE TRIJAYA, dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE TRIJAYA,saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE TRIJAYA bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaibnya demih allah demi tuhan...ini kisah nyata dari saya,terima kasih.
ReplyDelete