Mempererat hubungan silaturahmi antara Indonesia dengan Malaysia,
Pemerintah Kota Padang bekerjasama dengan Malindo MBCC Asia berencana
akan menggelar Festival Budaya dan Ekonomi. Kegiatan ini akan
dilangsungkan di Padang pada Desember tahun ini.
Rencana ini
mengemuka pada saat pertemuan antara Walikota Padang H. Mahyeldi Dt
Marajo dengan pengurus Malindo MBCC Asia di rumah dinas walikota di
jalan A. Yani Padang, Rabu (24/8) siang.
Dalam pertemuan itu hadir langsung Ketua Pengarah Malindo MBCC Asia
Dato’ Seri Dr Alex Ong, serta enam pengurus Malindo MBCC Asia lain
seperti Dato’ Seri Ramli Sutanegara, Dato’ Paduka Drs Rafie Haji
Muhammad dan lainnya.
Iven Festival Budaya dan Ekonomi yang digagas dalam pertemuan itu
nantinya tidak saja sebagai ajang mempererat silaturahmi. Akan tetapi
juga untuk membuka peluang bisnis serta investasi bagi Kota Padang.
"Untuk pembicaraan peluang bisnis dan investasi ini akan kita tindaklanjuti pada pertemuan Desember itu,” terang Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo di rumah dinasnya.
Rencananya Festival Budaya dan Ekonomi akan dilangsungkan 3-5 Desember 2016. Pada kegiatan itu akan hadir pengusaha Minang yang ada di Indonesia.
“Pertemuan bisnis dan budaya antara Indonesia dan Malaysia ini akan membicarakan banyak hal. Ada beberapa agenda yang akan dilakukan seperti presentasi peluang investasi di Padang dan kabupaten/kota lainnya, pertemuan bisnis, serta pembukaan selaju sampan di Palinggam,” terang Mahyeldi.
Walikota berharap dengan digelarnya Festival Budaya dan Ekonomi itu akan terbangun sinergi budaya antara Minangkabau dengan Malaysia. Selain itu juga diharapkan akan terjadi hubungan kerjasama investasi di Padang.
“Sekaligus membuka peluang untuk informasi bagi wisatawan kita di Malaysia,” ucap Mahyeldi.
Sementara itu Ketua Pengarah Malindo MBCC Asia Dato’ Seri Dr Alex Ong menyebut bahwa pihaknya dengan Pemko Padang telah sepakat untuk menggelar iven tersebut. Menurutnya, nantinya Malindo MBCC Asia akan membantu Padang dalam mempromosikan pariwisata.
Salah satunya yakni dengan menggelar Festival Budaya dan Ekonomi tersebut. “Malindo mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah sama-sama membicarakan rencana kegiatan tersebut dan kami cukup senang,” terangnya.(tf/ch)
"Untuk pembicaraan peluang bisnis dan investasi ini akan kita tindaklanjuti pada pertemuan Desember itu,” terang Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo di rumah dinasnya.
Rencananya Festival Budaya dan Ekonomi akan dilangsungkan 3-5 Desember 2016. Pada kegiatan itu akan hadir pengusaha Minang yang ada di Indonesia.
“Pertemuan bisnis dan budaya antara Indonesia dan Malaysia ini akan membicarakan banyak hal. Ada beberapa agenda yang akan dilakukan seperti presentasi peluang investasi di Padang dan kabupaten/kota lainnya, pertemuan bisnis, serta pembukaan selaju sampan di Palinggam,” terang Mahyeldi.
Walikota berharap dengan digelarnya Festival Budaya dan Ekonomi itu akan terbangun sinergi budaya antara Minangkabau dengan Malaysia. Selain itu juga diharapkan akan terjadi hubungan kerjasama investasi di Padang.
“Sekaligus membuka peluang untuk informasi bagi wisatawan kita di Malaysia,” ucap Mahyeldi.
Sementara itu Ketua Pengarah Malindo MBCC Asia Dato’ Seri Dr Alex Ong menyebut bahwa pihaknya dengan Pemko Padang telah sepakat untuk menggelar iven tersebut. Menurutnya, nantinya Malindo MBCC Asia akan membantu Padang dalam mempromosikan pariwisata.
Salah satunya yakni dengan menggelar Festival Budaya dan Ekonomi tersebut. “Malindo mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah sama-sama membicarakan rencana kegiatan tersebut dan kami cukup senang,” terangnya.(tf/ch)

Post a Comment