Memperkuat kemaritiman dan penanggulangan kebencanaan memang
diperlukan kerjasama. Tidak saja antar daerah, tetapi juga dengan negara
lain. Seperti yang dilakukan pada kegiatan Pacific Partnership 2016 di
Kota Padang.
Kegiatan latihan bersama tujuh negara ini dititikberatkan
kepada latihan kesehatan militer dalam penanggulangan bencana antara
Pusat Kesehatan (Puskes) TNI dengan United States Pacific Fleet.
Latihan bersama Pacific Partnership 2016 tersebut dibuka Senin (22/8).
Bertempat di Mako Lantamal II Teluk Bayur, Asops Panglima TNI Mayjen TNI
Agung R membuka langsung kegiatan yang sudah lebih dulu dimulai sejak
10 Juli hingga 31 Agustus ini.
“Latihan bersama ini kita harapkan dapat menjadi forum untuk kita saling meningkatkan kepercayaan dan sebagai tukar pengalaman dan pengetahuan tanpa menghilangkan saling menghargai atau standar prosedur yang ada antar negara,” terangnya.
Agung R juga menyebut dengan saling bertukar pengalaman dan pengetahuan
dan kerjasama akan tercapai tujuan latihan bersama yang sebenarnya.
Sehingga seluruh negara yang melakukan latihan akan mendapat pengetahuan
yang lebih. “Termasuk TNI, juga dapat meningkatkan kemampuan dalam
mengorganisir latihan kesehatan militer berskala internasional,”
tukasnya.
Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Brian
McFeeters menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak, khususnya Kota
Padang yang telah menjadi tuanrumah acara ini. Brian menekankan bahwa
kegiatan Pacific Partnership 2016 dapat terjadi kolaborasi yang sangat
baik antara negara. “Ini akan menjadi kolaborasi yang cukup baik
nantinya,” harapnya.
Pacific Partnership merupakan iven tahunan.
Kegiatan ini lebih kepada operasi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan
bencana dalam bentuk pengerahan kekuatan armada pasifik angkatan laut
Amerika Serikat yang bekerjasama dengan negara di Asia Pasific.
Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyambut baik kegiatan Pacific
Partnership 2016 di Kota Padang. Menurut walikota, dipilihnya Padang
menggelar kegiatan berskala internasional ini akan menguatkan kerjasama
dalam pengendalian bencana. “Kita memfokuskan kerjasama TNI dengan
negara asing, ketika ada bencana dan datang bantuan dari luar, kita
dapat mengetahui prosedurnya. Termasuk kerjasama dalam penanggulangan
bencana,” kata Mahyeldi.
Mahyeldi juga berharap lewat sinergi
antar negara ini dapat dipetik pengalaman dan terbangun kesepahaman.
Mahyeldi pun menekankan bahwa latihan bersama ini sangat dibutuhkan Kota
Padang, sebab Padang yang berada di pinggir pantai rawan dengan
bencana. “Makanya lewat ini kita harapkan pengetahuan dalam menangani
bencana,” pungkas Mahyeldi.
Usai membuka Pacific Partnership,
rombongan kemudian bergerak ke Kediaman Walikota Padang di jalan A.
Yani. Di sini rombongan mengikuti kegiatan “Cultural Day” di Palanta
kediaman walikota. Panglima Armada Pacific US Navy, Admiral James Bynum,
Wakil Dubes Amerika Serikat serta Asops Panglima TNI menerima
cenderamata dari Walikota Padang, untuk kemudian makan siang bersama. (tf/ch)

Post a Comment