Rumah tak layak huni yang didiami Erdenita (43), beralamat di
Banuaran RT 04 RW V, Kelurahan Banuaran Nan XX Kecamatan Lubuak
Bagaluang, sekarang telah disulap menjadi rancak dan layak huni.
Siapa sangka, rumah yang ditempati janda beranak empat itu, sebelumnya
sangat tak layak huni. Terlihat, lantai dan dinding hanya beralaskan
papan, tidak memiliki kamar yang memungkinkan untuk tidur serta beberapa
helai atapnya juga bocor.
Namun, semuanya berubah seketika
umpama istana baru bagi mereka. Rumah baru telah selesai dibangun dan
diresmikan Sabtu (27/2). Dimana pembangunan rumah itu, berkat bantuan
dari “Komunitas Facebook Peduli” yang dikoordinatori Ny Harneli
Mahyeldi.
Dalam kesempatan itu Harneli mengungkapkan, ia merasa
bahagia bisa membantu dengan melakukan bedah rumah bagi ibu Erdenita.
Upaya ini terwujud, berkat bantuan melalui dana yang digalang dari
beberapa donatur melalui Komunitas Facebook Peduli.
“Alhamdulillah, berkat adanya bantuan para donatur serta kerja sama
semua pihak, rumah bu Erdenita akhirnya bisa terbangun secara baik.
Rumah tersebut, rumah ke delapan yang kita bangun melalui Komunitas
Facebook Peduli,” ungkap Harneli di sela peresmian bedah rumah tersebut.
Harneli mengatakan, upaya bedah rumah Komunitas Facebook Peduli ini,
sejalan dalam rangka membantu Pemko Padang dengan sasaran tidak ada lagi
rumah tak layak huni di Padang.
“Melalui dunia maya atau media
sosial, kita menghimpun dana dengan mendatangkan donatur dari
teman-teman yang ada di facebook. Alhamdulillah,ternyata cukup banyak
teman-teman baik ada di dalam maupun luar Kota Padang yang memberikan
bantuan,” imbuh istri Walikota Padang itu.
Adapun tambah Harneli,
terkait pembangunan bedah rumah oleh Komunitas Facebook Peduli,
rata-rata tiap rumah dengan dana 25 juta yang terkumpul dari para
donatur. Namun, tiap rumah yang dibedah juga bisa bertambah berkat
bantuan keluarga, masyarakat dan pihak lainnya.
“Seperti rumah
bu Erdenita ini, berkat dana tambahan dari keluarga dan masyarakat,
rumah ini dibangun menjadi cukup besar. Pondasinya kuat, dinding tembok
telah di cat, atap seng baru dan dua kamar dengan pintu yang bagus.
Selesainya pun juga cepat,hanya18 hari,” tukasnya.
Sementara itu,
Camat Lubuak Bagaluang, Hendra Mardi menyampaikan terima kasih atas
bantuan bedah rumah tak layak huni yang dilakukan Komunitas Facebook
Peduli kepada ibu Erdenita. Sebagaimana, untuk rumah tak layak huni di
Kecamatan Lubuak Bagaluang, terbilang cukup banyak yang akan diusulkan
untuk dilakukan bedah rumah.
“Semoga rumah tak layak huni lainnya
yang ada di beberapa kelurahan di Kecamatan Lubuak Bagaluang bisa
mendapatkan sentuhan bedah rumah ke depannya,” harap Hendra.
Di
samping itu, Asisten III Pemko Padang, Corri Saidan yang juga hadir
waktu itu mengatakan selaku mewakili donatur yang memberikan bantuan
mengungkapkan selamat kepada penghuni rumah sekeluarga, telah menempati
rumah baru.
“Kami berharap, jumlah bantuan mungkin tidak seberapa
yang kami berikan, namun rasa kebersamaan dan tolong menolong terhadap
sesama itulah yang terutama,” ujar Corri.
Pada waktu bersamaan,
Erdenita atau sering disapa Deni menyampaikan terima kasih tak terhingga
kepada Komunitas Facebook Peduli serta semua pihak yang telah membantu
untuk pembangunan bedah rumahnya. Dia pun tidak terfikir, bagaimana ia
akan bisa membangun rumah sebagus yang ia tempati sekarang. Dimana,
untuk sehari-hari saja, ia menghidupi kehidupannya beserta 3 orang
anaknya sangat susah dengan hanya bekerja menjadi pembantu di rumah
orang.
“Alhamdulillah, kini aia mato salamoko alah tajawek. Kami
barampek baranak tingga di rumah ko bara tahun belakangan. Indak ado
kamar, salat di ateh kasua se, dan kadang hujan atau paneh taraso bana
dek kami,”ungkapnya dengan bahasa Minang. (tf/dv).

Post a Comment