PADANGPOS.COM. (Padang),
Pasangan Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo bersama Wakil
Walikota, Emzalmi benar benar mewujudkan impian masyarakat Padang akan
hadirnya kota yang bersih dan tertata. Berbagai terobosan tanpa
kekerasan dilakukan dalam waktu singkat, sehingga membuat Padang dalam
sekejap menjadi kian menawan. Keindahan yang selama ini tersembunyi kini mulai tersingkap (terkuak-red).
Buktinya, keindahan pantai Padang yang tertutup kios kios pedagang dan
tenda tenda ceper, sekarang telah bisa dinikmati dengan bebas oleh
masyarakat. Berkat pendekatan yang luar biasa dari walikota, pedagang
yang selama ini berjualan di sana malah bersedia membongkar sendiri
tempat mereka dan pindah ke tempat yang telah disediakan oleh Pemko
Padang di LPC (Lapau Panjang Cimpago).
Kini tak ada lagi
bangunan yang mengahalangi keindahan pantai Padang. Pengunjung bisa
bermain pantai dan menikmati kuliner yang dijajakan pedagang di sana.
“Kita memiliki pemimpin kota yang luar biasa. Sekarang pengunjung
menjadi ramai. Alhamdulillah, yang makan ke sini juga semakin ramai,”
sebut Yeni (40), salah seorang pedagang makanan di Pantai Padang.
Dengan ramainya tingkat kunjungan, omzet pedagang juga menjadi
meningkat. Perekonomian mereka menjadi semakin terangkat karena daya
beli meningkat.
“Alhamdulillah untuk omset harian lumayan besar,”sebut Yeni.
Apresiasi yang sama juga dilontarkan sejumlah pedagang. Pembangunan
kembali pasar pasca gempa dalam waktu dua tahun ternyata bukan sekedar
isapan jempol belaka. Hal itu kini benar benar dibuktikan dengan
hadirnya sejumlah bangunan baru di Pasar Raya dan pasar satelit.
Di Pasar Raya misalnya, kehadiran blok IV dan blok III, disambut haru
oleh pedagang. Impian mereka untuk bisa menempati kios baru benar benar
terwujud.
"Kami bersyukur Walikota menempati janji untuk
membangun pasar kami kembali. Sekarang kami telah nyaman
berjualan,”sebut Awal (40), Ketua pedagang ikan di Pasar Raya Padang.
Acungan jempol juga dilontarkan sejumlah masyarakat terhadap
keberhasilan Walikota Padang dalam menata kawasan pasar Lubuk Buaya.
Sejak pedagang dipindahkan ke lantai atas, kemacetan yang selalu
mewarnai kawasan Lubuk Buaya, kini tidak terlihat lagi. Hal itu karena
kendaraan yang biasanya parkir di badan jalan sudah parkir di dalam.
“Apa yang diperbuat Walikota Padang di Pasar Lubuk Buaya memang benar
benar luar biasa. Besar harapan kita, Pemko juga melakukan hal yang sama
di pasar pasar satelit lainnya, seperti Bandar Buat dan Pasar Pagi
Parak Laweh yang juga selalu diwarnai kemacetan,”ujar Mardiana (45),
warga Tabing Padang.
Sejalan dengan itu, pemerintah kota juga
telah mampu mencairkan ketegangan antara pemilik tanah di sepanjang
Bypass dengan Pemko. Sehingga, pengerjaan jalur II yang telah
ditunggu-tunggu itu bisa terwujud. Walikota memberikan jaminan kepada
warga bahwa tanah yang konsolidasinya belum tuntas tak akan dirugikan.
Pengamat kebijakan publik, Asrinaldi mengatakan, warga kota
Padang patut memberi apresiasi kepada pemerintahan saat ini, karena
telah berhasil membawa perobahan pada wajah kota jika dibandingkan
dengan waktu sebelumnya. Dan keberhasilan ini menurutnya perlu
dilanjutkan ke bidang bidang yang lain. Seperti pelayanan publik dan
masalah transportasi.
“Jika kita berjujur-jujur, wajah Padang
memang sudah berubah sekarang. Dan itu perlu dilajutkan pula pada
bidang-bidang lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,”
ujarnya.
Jika pelayanan publik di tingkat kelurahan, kecamatan
dan di dinas bisa dibenahi, ia yakin, akan banyak lagi apresiasi yang
dilayangkan pada Walikota Padang periode ini.
“Sebagai warga
yang baik, tentu kita harus memberikan dukungan penuh pada pemerintah
kota agar benar benar membenahi semua bidang,”sebutnya.(*/Ch)

Post a Comment