Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pauh digelar
Senin (22/2). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang sidang lantai enam
pustaka kampus Universitas Andalas.
Dalam
Musrenbang itu mengapung usulan dari masyarakat agar peningkatan jalan
lingkar di daerah itu segera dilakukan. Jalan lingkar itu diharapkan
akan meningkat ekonomi dan mempermudah akses jalan bagi masyarakat.
“Jalan lingkar menjadi usulan yang sangat urgen pada Musrenbang ini,” ujar Camat Pauh, Wardas Tanjung.
Peningkatan
jalan lingkar ini sepanjang 7,8 Km. Peningkatan jalan tersebut dimulai
dari Cupak Tangah, Alai Kapalo Koto, terus ke Limau Manih, Koto Lua dan
berakhir di Banda Buek.
“Peningkatan
jalan ini menyangkut kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan bagusnya
jalan, otomatis bus kampus Unand akan bisa lewat, mahasiswa akan memilih
tinggal di daerah tersebut. Sehingga ekonomi masyarakat setempat
meningkat. Itu yang belum tersentuh hingga saat ini,” terang Wardas.
Dalam
Musrenbang itu hadir diantaranya Walikota Padang yang diwakili Asisten
III Administrasi, Corri Saidan, kuasa rektor Unand, Prof Dr Dachrianus,
anggota DPRD Sumbar Dapil Padang, Rahmat Saleh, anggota DPRD Padang,
Iswandi Muchtar, Dian Anggraini, dan Zaharman.
Selain itu juga terlihat
Ketua DPC LPM, Jamasri dan sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemko Padang.
Di
Musrenbang itu juga mengapung keinginan masyarakat setempat tentang
permasalahan irigasi. Dimana irigasi di Limau Manih dijebol banjir
beberapa waktu lalu.
“Insha
Allah dalam tahun ini beberapa irigasi akan kita perbaiki seiring
dengan adanya anggaran perbaikan untuk irigasi Banda Duku, Limau Manih
dan Limau Manih Selatan,” pungkas Wardas.
Sementara
itu Corri Saidan menginginkan prioritas pembangunan di kecamatan tetap
diarahkan kepada penuntasan sepuluh program unggulan Pemko Padang.
Program kegiatan yang diusulkan akan dapat menjawab berbagai berbagai
permasalahan yang nantinya akan memberi arah dalam pemetaan perencanaan
pembangunan ke depan.
“Khusus
untuk Kecamatan Pauh, Musrenbang untuk mendorong pengembangan ekonomi
kreatif dan UMKM. Serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Maka potensi
kecamatan sebagai salah satu wilayah pertanian dan untuk meningkatkan
potensi yang ada kiranya menjadi diskusi dan tergambar di Musrenbang
ini,” ujarnya.
Corri
menekankan, dalam setiap Musrenbang, camat mesti mampu menggali usulan
masyarakat terkait dengan pencapaian sepuluh program unggulan Pemko
Padang. Selain itu, karena Pauh merupakan daerah pertanian, camat
diharapkan juga bisa menggali potensi pertanian dalam meningkatkan
ekonomi masyarakat setempat.
Dalam
Musrenbang itu juga diberikan reward kepada kelurahan yang berhasil
menggelar Musrenbang dengan baik. Kelurahan yang mendapat reward yakni
Kelurahan Pisang, Cupak Tangah, dan Limau Manis Selatan.(tf/ch/mn)
Post a Comment