Semakin banyak
warga Kota Padang mendukung penataan Pantai Padang, bukan saja dari
warga di sekitarnya, namun juga dari berbagai lembaga dan kalangan
kampus. Dukungan diantaranya diwujudkan melalui partisipasi membersihkan
pantai secara massal.
Sabtu (27/2), giliran mahasiswa STKIP PGRI
Sumatera Barat melakukan aksi bersih yang dilepas langsung oleh
Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo. Sedikitnya 400 mahasiswa
Sosilogi dari sekolah tinggi keguruan
yang berkampus di Jalan Gajah Mada ini turun memungut sampah di pantai
sekitar Lapau Panjang Cimpago. Mahasiswa dipimpin langsung Wakil Ketua
III Bidang Kemahasiswaan, Mulyati.
Walikota Mahyeldi menyambut gembira partisipasi mahasiswa STKIP PGRI
Sumbar dalam mewujudkan lingkungan pantai yang bersih dari sampah serta
peduli dengan penataan Pantai Padang.
Mahyeldi menyebut, kepedulian pihak kampus terhadap program Pemko Padang mewujudkan kebersihan dan pengembangan pariwisata suatu yang patut dihargai. Hal ini akan memberi motivasi bagi warga yang lainnya untuk lebih memiliki kesadaran pentingnya mewujudkan lingkungan yang bersih.
"Partisipasi mahasiswa membersihkan pantai akan memberi motivasi kepada warga untuk memiliki kesadaran perlunya menjaga kebersihan pantai. Degan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan terwujud susana pantai yang bersih, indah dan nyaman bagi pengunjung," kata Walikota.
Terwujudnya suasana pantai yang bersih dan nyaman, kata Wako, dengan sendirinya akan semakin diminati banyak orang untuk berkunjung. "Dalam waktu tidak lama ke depan, Pantai Padang pasti akan menjadi destinasi utama di Sumatera Barat," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III STKIP PGRI Mulyati mengungkap, kegiatan membersihkan pantai yang digagas mahasiswa ini akan dilakukan lebih sering. Selain dalam rangka menumbuhkan partisipasi sosial bagi mahasiswa, juga sebagai wujud kepedulian warga kampus terhadap kebersihan lingkungan.
"Kita akan lakukan kegiatan ini dua atau tiga kali dalam sebulan agar tumbuh kepedulian bagi mahasiswa. Terlebih mahasiswa
STKIP PGRI memang dipersiapkan sebagai guru yang mestinya memiliki keteladanan dalam bernagai hal termasuk untuk kebersihan," tambah Mulyati.(tf/du).
Mahyeldi menyebut, kepedulian pihak kampus terhadap program Pemko Padang mewujudkan kebersihan dan pengembangan pariwisata suatu yang patut dihargai. Hal ini akan memberi motivasi bagi warga yang lainnya untuk lebih memiliki kesadaran pentingnya mewujudkan lingkungan yang bersih.
"Partisipasi mahasiswa membersihkan pantai akan memberi motivasi kepada warga untuk memiliki kesadaran perlunya menjaga kebersihan pantai. Degan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan terwujud susana pantai yang bersih, indah dan nyaman bagi pengunjung," kata Walikota.
Terwujudnya suasana pantai yang bersih dan nyaman, kata Wako, dengan sendirinya akan semakin diminati banyak orang untuk berkunjung. "Dalam waktu tidak lama ke depan, Pantai Padang pasti akan menjadi destinasi utama di Sumatera Barat," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III STKIP PGRI Mulyati mengungkap, kegiatan membersihkan pantai yang digagas mahasiswa ini akan dilakukan lebih sering. Selain dalam rangka menumbuhkan partisipasi sosial bagi mahasiswa, juga sebagai wujud kepedulian warga kampus terhadap kebersihan lingkungan.
"Kita akan lakukan kegiatan ini dua atau tiga kali dalam sebulan agar tumbuh kepedulian bagi mahasiswa. Terlebih mahasiswa
STKIP PGRI memang dipersiapkan sebagai guru yang mestinya memiliki keteladanan dalam bernagai hal termasuk untuk kebersihan," tambah Mulyati.(tf/du).

Post a Comment