PADANGPOS.COM. (Padang),
Guna memeriahkan iven berskala internasional, Multilateral
Naval Exercise Komodo (MNEK) 2016, di Padang, April depan, Pemerintah
Kota Padang menggelar berbagai kegiatan. Diantaranya yakni Sumatera
Barat Maritime Expo serta Festival Budaya.
Dua kegiatan ini
dilaksanakan di tengah penyelenggaraan MNEK, yakni latihan perang TNI AL
berkelas dunia dengan Angkatan Laut sebanyak 36 negara-negara sahabat.
"Sumbar Maritime Expo dan Festival Budaya adalah upaya memanfaatkan
peluang emas ini dengan mempromosikan dan mengenalkan potensi wisata
yang ada di Kota Padang khususnya, dan Sumbar pada umumnya. Baik itu
potensi wisata alam, budaya, kuliner, rekreasi, wisata minat khusus dan
prospektif untuk destinasi wisata Meetings, Inventives, Conventions and
Exhibitions (MICE)," kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo,
kemarin ini.
Walikota berharap pelaksanaan kedua kegiatan di
sela-sela MNEK itu berlangsung meriah. Serta diikuti seluruh pelaku
usaha dan juga dukungan dari masyarakat.
"Saya mengharapkan
partisipasi seluruh masyarakat maupun pelaku-pelaku usaha untuk membantu
dan mendukung terselenggaranya seluruh rangkaian acara dalam rangka
menyambut kegiatan MNEK. Keberhasilan dan kesuksesan tidak hanya akan
mengangkat nama Kota Padang, akan tetapi Sumbar dan lebih besar lagi
keberhasilan dan kesuksesan negara Indonesia dalam pergaulan
internasional," ungkap Mahyeldi.
Dikatakan Walikota, potensi
yang ada di Sumbar memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas dengan
prosedur yang terarah dan profesional melalui strategi 'city marketing'.
Strategi ini sangat relevan diterapkan di Indonesia terutama bila
dikaitkan dengan diberlakukannya kebijakan otonomi daerah.
"Kedua
kegiatan di tengah-tengah pelaksanaan MICE ini akan dikemas dan
diselenggarakan secara terpadu dengan melibatkan SKPD terkait di Pemko
Padang, termasuk bekerjasama dengan Pemkab Pesisir Selatan dan DKP
Provinsi Sumatera Barat," tutur Walikota.
Sementara itu, Ketua
Panitia Sumbar Maritime Expo dan Festival Budaya 2016, Zalbadri
menyebutkan tujuan digelarnya iven tersebut sebagai revitalisasi
objek-objek wisata dengan mengangkat pelestarian seni budaya dan
penguatan adat istiadat. Serta pemahaman tentang kemaritiman sebagai
bagian dari potensi industri pariwisata.
"Sasarannya tentu untuk
menarik investor berinvestasi dan meningkatnya jumlah kunjungan wisata
ke Kota Padang sehingga sektor pariwisata dapat memberi kontribusi yang
besar dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat," ungkap
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ini yang dibenarkan Kabag Humas
Protokol, Mursalim.
Sumatera Barat Maritime Expo dan Festival
Budaya direncanakan digelar 9-16 April 2016. Iven ini dilangsungkan di
Pantai Purus, Cimpago, Kota Padang. Cukup banyak kegiatan dalam
menyemarakkan Sumbar Maritime Expo dan Festival Budaya. Diantaranya
seperti lomba lari "Padang 10K", pelepasan anak penyu, sepakbola pantai,
panggung hiburan, lomba masak, festival band pelajar dan budaya, dan
lainnya. Tidak hanya itu, Pemkab Pessel juga menggelar "Mandeh Joy
Sailing", yakni pelayaran wisata menuju kawasan wisata Mandeh,
Pessel.(tf/ch).

Post a Comment