PADANGPOS.COM. (Padang),
Kecamatan Padang Timur diarahkan menjadi kawasan yang bersih dan
hijau melalui perencanaan partisipatif warga dalam Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2017.
Sehingga
pembenahan drainase dan perbaikan sarana sanitasi lainnya menjadi usulan
prioritas dari sepuluh kelurahan di kecamatan tersebut.
Dalam
Musrenbang Kecamatan Padang Timur yang dibuka Sekretaris Daerah Kota
Padang Nasir Ahmad di STIKES Ranah Minang, Selasa (23/2), disebutkan
pembaikan riol-riol di pemukiman warga serta drainase di sepanjang jalan
umum sudah termasuk prioritas pembangunan yang dikerjakan pada 2016.
Untuk memaksimalkannya, kelurahan-kelurahan kembali mengusulkan untuk
kegiatan 2017. Sebab, merupakan hasil rembuk warga guna mewujudkan
Padang Timur yang bersih dan hijau sebagaimana visi yang diusung
kecamatan tersebut.
"Pemerintah Kota Padang akan memberikan
dukungan terhadap usulan-usulan pembangunan yang berdasarkan kebutuhan.
Hasil selanjutnya tentu akan dibahas lagi di Musrenbang tingkat Kota
Padang sehingga masuk pada KUA-PPAS APBD 2017," kata Sekda Nasir Ahmad.
Pada Musrenbang yang diikuti oleh anggota DPRD Dapil IV Padang Timur
ini, Sekda menyebutkan, setiap usulan pembangunan di itngkat kelurahan
dan kecamatan mengacu pada program unggulan dan program prioritas Kota
Padang. Sehingga nantinya berjalan sinkron dan sesuai dengan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Bila usulan
pembangunan yang bersifat partisipatif dalam musrenbang sejalan dengan
program prioritas Kota Padang akan menjadi skala prioritas untuk
dianggarkan APBN setelah melalui persetujuan DPRD," jelas nasir Ahmad.
Sekda menambahkan, seiring dengan pemanfaatan IT di Pemko Padang,
hasil-hasil Musrenbang akan didokumentasikan dalam e-planing sehingga
dapat diakses oleh masyarakat. "Semua hasil musrenbang akan dientri ke
sistem sehingga dapat diakses siapa saja," tukuknya.
Para anggota
dewan dapil setempat yang hadir yaitu, Wakil Ketua DPRD Muhidi, Helmi
Moesim, Amrizal Hadi dan Rafli. Hadir juga Muspika Padang Timur, Ketua
DPC LPM dan sejumlah tokoh masyarakat serta para lurah.
Sementara
itu, Camat Padang Timur, Ances Kurniawan mengungkapkan, usulan
pembangunan dari hasil rembuk warga sebagian besar berupa yang berupa
pembangunan fisik yaitu pembenahan saluran-saluran air yang rawan
terjadinya banjir di lingkungan pemukiman, betonisasi, rehab jembatan,
pembuatan jalan baru.
Sedangkan kegiatan non fisik yang diusulkan,
pelatihan usaha persampahan, pelatihan kerajinan, dan pembinaan tilawah
dan tafsir Quran.
"Usulan-usulan hasil musenbang kelurahan
tersebut kita bahas lagi dalam musrenbang di tingkat kecamatan agar
nantinya bisa jadi prioritas di tingkat musrenbang di tingat kota dan
direalisasikan dalam kegiatan 2017," kata Ances.
Camat Ances
meminta dukungan seluruh masyarakat dan minta para lurah melelpaskan ego
sektoral. "Dalam musrenbang tingkat kecamatan ini kita lepaskan ego
sektoral, dan lebih mengutamakan kepentingan bersama untuk pembangunan
Kecamatan Padang Timur sehingga visi misi mewujudkan Padang Timur yang
bersih dan hijau dapat diwujudkan,"imbuhnya.
Camat Padang Timur
juga mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan Musrenbang Kelurahan,
Bagi kelurahan yang terbaik dalam pelaksanaannya diberikan hadiah.
Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah dinilai sebagai yang terbaik
pelaksanaan musrenbang, disusul Sawahan. (tf/du)

Post a Comment